Salib-Mu Mengubah Hidupku


Ilustrasi: Komsos/ (Model: RD Ambrosius Lolong, Ignatius Arison)

Yesus telah wafat, Yesus telah bangkit, Yesus akan kembali. Dengan wafat Engkau menghancurkan kematian, dengan bangkit Engkau memulihkan kehidupan, datanglah dalam kemuliaan.


Salib adalah kematian; puncak segala perjuangan dan ketaatan kepada Bapa yang memberikan tugas selama ada di dunia untuk melakukan kehendakNya. Kayu horizontal mencatat segala perbuatan kita kepada sesama. Kayu vertikal mencatat segala perintah kehendak Bapa.


Yesus setia sampai pada kesudahannya dan kesetiaanNya tidaklah sia-sia. Buah dari kesetiaan adalah hidup kekal; Dia bangkit dan hidup kembali. Dia tidak pernah menyandang gelar Almarhum; dan siapa saja yang percaya tidak akan pernah mati. Aku dan kau, kita hidup abadi. Tidak pernah menyandang almarhum.


Yesus adalah jalan kebenaran dan hidup.

Melalui jalan salib ketaatan; Dia melakukan kebenaran kehendak Bapa dan Dia bangkit memberi hidup kekal. Dia hidup kembali berkarya kembali membuat mujizat lagi hari ini. Dia tidak hanya hidup dalam Ajaran-Nya, teladan Hidup-Nya, Kata-kata-Nya; namun Dia dalam Roh-Nya hadir dan berkarya kembali. “bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.”


Berkat kebangkitan Yesus, kita masuk dalam zaman baru, hidup kekal. Dan Dia menyertai kita sekarang dan selamanya. Zaman baru ditandai dengan dengan kehadiran yang kudus dan kekal abadi (tidak berubah, tetap, tidak rusak, selamanya baik); mengalahkan yang fana (vanus artinya kosong, bisa berubah, hilang dan mati).


Yesus menyembuhkan orang sakit, buta, bisu tuli, lumpuh, ayan, kesurupan bahkan mati dan dihidupkan; karena hidup kekal maka mati tidak ada. Dan yang berdosa diampuni, disucikan, dikuduskan. Yesus bangkit, hadir kembali dan berkaya terus hingga kini. Dalam Kisah para rasul menuturkan banyak mujizat terjadi oleh para rasul. Bahkan bayangan dan sapu tangan para Rasul menyembuhkan banyak orang sakit. “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi Nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” (Markus 16:17- 18) “…dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya” (Markus 16:20).


Melalui Gereja-Nya Yesus hadir dan berkarya di tengah dunia.Gereja yang adalah Tubuh Kristus menubuhkan kembali Yesus yang bangkit untuk menyelamatkan dunia dari dosa, kelemahan, penyakit dan kuasa setan. Salib simbol kekalahan dosa, kuasa kegelapan yang berakibat maut; dan kebangkitan adalah kemenangan, hidup kekal. Hidup tidak dilenyapkan namun diubah menjadi abadi.


Gereja sebagai tubuh mistik Kristus di dunia mengerjakan kembali karya keselamatan bagi mereka para AnggotaNya dibawah pimpinan Yesus sebagai Kepala-Nya. Gereja dan sakramen-sakramen-Nya menjadi kehadiran Kristus yang menyelamatkan dan mewujudkan Kerajaan Allah.




-RD T.A.M Rochadi Widagdo-

copyright parokivianney.org

Managed by