Hidup Abadi

Diperbarui: 30 Apr 2019


Gambar: https://cdns.klimg.com

Sekarang bayar, besok gratis; maka tidak pernah gratis karena yang ada selalu sekarang. Kemarin sudah lewat dan tinggal kenangan; hari esok adalah harapan yang belum nyata. Hayatilah waktu sekarang karena saat inilah abadi.


Sayang sekali banyak orang lupa dengan hidup hari ini. Kita masih menyimpan ingatan pahit masa lalu dan memberi nama luka batin. Berapa banyak energi yang terpakai untuk mempersoalkan masa lalu?


Masa lalu, seperti nostalgia, luka batin, kenangan adalah masa paling jauh karena tidak akan terulang.

Nikmatilah dan hayatilah saat ini, sekarang dan selamanya.


Yesus bersabda: "Perhatikanlah burung-burung gagak yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mempunyai gudang atau lumbung, namun demikian diberi makan oleh Allah. Betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu!" (Lukas 11:24)


Mengapa kita habiskan energi untuk mengkhawatirkan hari esok? Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. Hayatilah hari ini, sekarang dan selamanya abadi.

Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. (Ibrani 13:8)


Yesus telah memberikan segalanya, hidup-Nya, ke-Allah-an Nya yang abadi.

"Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya." (Yohanes 15:13)


Hidup abadi, kasih abadi, adalah hidup Allah.


"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.


Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.(Matius 6:19-20)


"...Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:20)

Hidup Yesus menghadirkan hidup Abadi; Dia mengampuni orang berdosa, mengusir setan, menyembuhkan penyakit bahkan menghidupkan orang mati; dan Yesus bangkit mengalahkan kematian. Dia bangkit, hidup kembali, berkarya lagi dan tinggal di tengah kita.


Seorang pemuda bertanya; "Apakah yang harus aku lakukan untuk memperoleh hidup kekal?"

Mendengar itu Yesus berkata kepadanya: "... jualah segala yang kaumiliki dan bagi-bagikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku." (Lukas 18:22)


Tinggalkan yang fana sebab hanya Tuhan yang abadi.



RD. T.A.M. Rochadi Widagdo

copyright parokivianney.org

Managed by