Ambyar


Ilustrasi: http://brevirharian.blogspot.com/

Akhir-akhir ini dunia tersadar dan dibuat ambyar oleh virus yang lebih kecil daripada debu. Triliunan virus bergerak tanpa terlihat menjadi kekuatan yang maha dahsyat melebihi bom atom. Covid-19 hanya menyerang manusia. Ini seolah menjadi gambaran Daud mengalahkan raksasa Goliat dengan ketapel kecil. Manusia sombong bagaikan raksasa Goliat yang dihancurkan oleh si kecil virus. Kekuatan, kekuasaan, dan kekayaan tidak berdaya mampu melawannya.


Apa yang harus diperbuat manusia? Kelembutan tidak bisa dijawab dengan kekerasan. Roh Kuduslah jawabnya; napas kehidupan dan kasih yang menyucikan dunia. Manusia hidup karena Allah telah menghembuskan roh-Nya dan nafas-Nya kepada debu tanah dan jadilah manusia. Roh Kudus membuat segala yang jahat, kotor, dan sombong menjadi ambyar. Seorang Didi Kempot dengan kekuatan lagu dapat mengumpulkan dana besar untuk kemanusiaan. Di dalam ambyar-nya manusia ada kekuatan Allah yang luar biasa.


Pentakosta Roh Kudus tepat pada waktunya. "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas

kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. (2 Korintus 12: 9)


Dalam kelemahan tampak kekuatan kemuliaan Allah. Roh Kudus adalah Roh Cinta yang menggerakkan hati manusia. Hati cinta yang menghidupkan; bukan aturan agama yang membelenggu hati. Untuk melawan Covid-19 tidak perlu mengerahkan massa besar-besaran, provokasi, dalil agama, siasat politik, partai dan lain sebagainya. Kita membutuhkan Roh Kudus yang menyucikan dunia melalui kasih yang penuh kelembutan. Belajar hidup dari Tuhan Yesus

menyelamatkan dunia. Mengalahkan musuh dengan kasih yang kudus. Mukjizat menjadi tanda

kemenangan. Mukjizat pengampunan menang mengatasi dosa. Mukjizat penyembuhan menang mengatasi penyakit dan kelemahan. Mukjizat kebangkitan menang mengatasi kematian. Mukjizat pencurahan Roh Kudus menang mengatasi setan dan roh-roh jahat.


Mukjizat tubuh dan darah Yesus menang mengatasi kehidupan fana dan sia-sia. Mukjizat gereja Katolik yang tetap kokoh berdiri dan menang mengatasi segala penderitaan dunia. Mukjizat kasih Yesus: "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3: 16)


"Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya" (Lukas 11: 13b) Yesus telah mengutus kita dengan tanda dan kuasa agar mukjizat terjadi ketika kita melakukan perintah-Nya. Mintalah kehadiran Yesus dalam Roh Kudus sebagai pintu keluar dari kemelut kehidupan ini.


Karunia Maha Besar yang penuh kelembutan adalah saat Roh Kudus berhembus masuk ke dalam hati setiap manusia yang tinggal dalam cinta Yesus. Bersediakah kita ambyar dan larut bersatu dalam kuasa kehadiran Roh Kudus?

Jadikanlah hidupmu sebagai persembahan kepada Allah Bapa.



-RD Rochadi Widagdo-

copyright parokivianney.org

Managed by