top of page

Ibadat PDKK Duc In Altum Paroki Cilangkap

  • 12 Feb
  • 2 menit membaca
PDKK Duc In Altum Paroki Cilangkap
Peserta PDKK Duc In Altum bernyanyi dan memuji Tuhan (Foto: dok. PDKK Duc In Altum)

PDKK Duc In Altum kembali melakukan ibadat rutin pada Rabu 11 Februari 2026 Pukul 19.00 WIB di Aula Budi Murni, Cilangkap. Kegiatan ibadat kali ini bertema "Tuhanlah Gembalaku", terinspirasi oleh ayat dari Injil Yohanes 10:11-18 yang mengingatkan bahwa Tuhan adalah gembala yang setia, yang menuntun, memelihara, dan melindungi setiap domba-Nya dalam segala situasi kehidupan.


Ibadah yang berlangsung dengan penuh sukacita ini diawali dengan puji-pujian yang membangkitkan semangat iman. Umat yang hadir larut dalam lagu-lagu pujian dan penyembahan, menyerahkan segala kekhawatiran dan pergumulan hidup kepada Tuhan Sang Gembala Agung. Untaian doa-doa dan penuh pengharapan, ikut menguatkan iman serta menghadirkan kedamaian batin di tengah kesibukan dan tantangan hidup sehari-hari.


Bapak Ignatius Popo, pada saat sesi pewartaan menyampaikan bahwa sebagai domba-domba Tuhan, kita memang sering kali menghadapi ā€œlembah kekelamanā€ berupa masalah keluarga, pekerjaan, kesehatan, maupun pergumulan batin. Namun, kita harus yakin pada Firman Tuhan yang menegaskan bahwa kita tidak perlu takut, sebab Tuhan akan selalu menyertai kita. "Ia menuntun ke padang rumput yang hijau dan air yang tenang"—simbol pemulihan, pengharapan, dan berkat yang melimpah.


Ibadat PDKK Duc In Altum Paroki Cilangkap
Sesi pewartaan dibawakan oleh Bapak Ignatius Popo (Foto: dok. PDKK Duc In Altum)

Pesan penting dalam ibadat kali ini adalah pentingnya kita mempercayakan hidup sepenuhnya kepada Tuhan. Ketika kita menjadikan Tuhan sebagai "Gembala", kita belajar untuk taat, mendengarkan suara-Nya, dan mengikuti tuntunan-Nya. Dalam ketaatan itulah, kita menemukan damai sejati dan arah hidup yang jelas.


Kegiatan ibadat ini juga menjadi sarana mempererat persekutuan antaranggota komunitas. Karena melalui doa bersama dan kebersamaan dalam terang Roh Kudus, setiap peserta dikuatkan untuk terus bertumbuh dalam iman dan pelayanan. Semangat DUC IN ALTUM—yang berarti ā€œbertolaklah ke tempat yang lebih dalamā€ā€” kembali dihidupi dengan ajakan untuk semakin mendalami relasi pribadi dengan Tuhan.


Ibadat ditutup dengan doa berkat dan pengutusan, yang mengingatkan bahwa setiap umat dipanggil untuk menjadi saksi kasih Tuhan di tengah keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat. Dengan keyakinan bahwa Tuhanlah Gembala yang baik, setiap langkah kita ke depan dipenuhi oleh harapan dan keberanian. Kiranya melalui kegiatan ibadah ini, iman setiap peserta semakin diteguhkan, dan hidup mereka senantiasa dipimpin oleh Tuhan Sang Gembala sejati.


Penulis : Vhania Silalahi (PDKK Duc In Altum)

Editor: Ary (Komsos)

Komentar


Managed by

logo_komsos_copy.png
bottom of page