Firman Telah Menjadi Manusia


Ilustrasi: www.gbirayon3.org

"Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu." (Lukas 1:41-42)


Kata-kata Elisabeth sering kita ucapkan dalam doa Rosario. Bunda Maria terberkati di antara wanita karena mempersembahkan rahimnya untuk menerima Sang Sabda, Firman Allah, Tuhan Yesus. Dialah wanita yang membawa berkat keselamatan dunia. Sedangkan Hawa, istri Adam tergoda oleh iblis dan jatuh dalam dosa yang berakibat penderitaan.Allah Bapa telah memilih Bunda Suci Maria untuk kehadiran Firman-Nya ke dalam dunia.


"Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran." (Yohanes 1:14)

Bunda Maria mengandung dari Roh Kudus dan melahirkan Tuhan Yesus, Firman Allah. Inilah alasan utama mengapa Bunda Maria sangat dihormati dan terberkati, bahkan di kalangan saudara Islam, di dalam kitab Suci Al Quran ada surat Mariam.


Penghormatan bagi Bunda Maria yang terkandung tanpa noda dosa dirayakan setiap tanggal 8 Desember oleh gereja. Kesucian Bunda Maria telah dipersiapkan oleh Allah agar Bunda Maria menerima Firman Allah, Tuhan Yesus secara murni. Saudara Muslim memparalelkan kesucian Bunda Maria dengan Sang Nabi yang buta huruf sehingga bisa menerima Firman Allah secara murni. Bunda Maria menerima Firman Allah dalam tubuh-Nya, sehingga badan dan jiwanya diangkat ke surga.


Bunda Maria selalu hadir ketika dunia dilanda dosa melalui penampakan-penampakan dengan ajakan untuk bertobat dan berdoa bagi jiwa-jiwa yang sesat dan berdosa, agar dunia selamat. Kita pun harus bertobat terus-menerus, hidup suci dan pantas untuk menerima Yesus Sang Firman, agar kita terangkat ke surga bersama Dia.

Bunda Maria adalah Bunda gereja, Bunda kaum beriman. Teladan iman Bunda Maria mengatakan: "Aku ini hamba Allah, terjadilah pada-Ku menurut pekataanmu." Fiat voluntas tua.


Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." (Lukas 1:38)


"Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-ku." (Matius 12:50)

Rasa hormat saudara Muslim juga nampak pada pemakaian nama Masjid, 'Maria Bunda Yesus' di Abudabi. Marilah kita memuji Allah bernyanyi mengagungkan Tuhan bersama Bunda Maria.


Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus. Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia." (Lukas 1:46-50)

Selamat Natal!



-RD Rochadi Widagdo