top of page

Buka Puasa Bersama Umat Muslim

  • 3 hari yang lalu
  • 3 menit membaca
buka puasa bersama gereja cilangkap
Foto bersama Romo Vinsen dan DPH Paroki Cilangkap dengan Camat Cipayung, Lurah Settu, Lurah Bambu Apus, Ustadz Guntur, Ketua RW 003 Kelurahan Settu (Foto: Felix/Komsos)

Seksi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan / HAAK Paroki Cilangkap menggelar acara “Buka Puasa Bersama dan Penyerahan Sembako Kasih”yang dihadiri oleh jajaran pemerintah setempat, diantaranya Camat Cipayung Diman, S.Kom, M.Si, Lurah Kelurahan Setu Dwi Widiastuti S.E dan Lurah Kelurahan Bambu Apus Marissa Ariestiany, S.Kom dan Tokoh Masyarakat serta warga masyarakat sekitar di Gereja St.Yohanes Maria Vianney – Paroki Cilangkap pada hari Kamis tanggal 26 Februari 2026 Pukul 16.00 WIB.


Acara yang berlangsung khidmat ini bukan sekedar acara rutinitas tahunan melainkan sebuah pernyataan sikap bahwa perbedaan keyakinan bukanlah sekat, melainkan kekayaan yang mempererat kohesi sosial di tengah masyarakat.


Kegiatan diawali dengan bersama – sama berdiri tegak sikap sempurna menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang mencerminkan kebanggaan terhadap identitas bangsa yang telah meleburkan perbedaan menjadi satu identitas Indonesia. Dilanjutkan sambutan hangat dari Alfonsus Rudy selaku Ketua Seksi HAAK Paroki Cilangkap yang membuka acara dengan ucapan selamat datang serta pesan persatuan.


buka puasa bersama di Gereja Cilangkap
Masyarakat sekitar yang ikut menghadiri acara Buka Puasa Bersama di Gereja Paroki Cilangkap (Foto: Felix/Komsos)

Suasana semakin haru saat Romo Kepala Paroki Cilangkap Romo Vinsensius Rosihan Arifin,Pr menyampaikan sambutannya. Beliau menyampaikan bahwa saat ini umat Katolik juga sedang menjalani tradisi pantang dan puasa pada masa Prapaskah yang bukan sekedar menahan lapar namun sebagai penyesalan dosa dan pengendalian diri. Romo Vinsen menekankan pula bahwa tempat ibadah harus menjadi oase kedamaian bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang.


"Buka puasa bersama ini adalah meja persaudaraan. Di sini, kita tidak hanya berbagi makanan, tetapi berbagi rasa syukur dan saling menjaga kerukunan yang telah kita bangun bersama selama ini," ujar Romo Vinsen dalam pesan singkatnya.

Salah satu momen paling menyentuh adalah penyerahan bantuan sembako secara simbolis oleh Romo Vinsen disertai DPH Paroki dan Seksi HAAK kepada warga sekitar yang diantaranya diberikan kepada pengemudi ojek pangkalan, PPSU, perwakilan ormas. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa Paroki Cilangkap hadir untuk memberikan kontribusi konkret bagi kesejahteraan sosial, merangkul mereka yang membutuhkan dalam semangat gotong royong.


Romo Vinsensius Rosihan Arifin
Romo Vinsen dan DPH Paroki Cilangkap memberikan bingkisan kepada perwakilan masyarakat yang hadir. (Foto: Felix/komsos)

Apresiasi tinggi juga datang dari Bapak Camat Cipayung Diman, S.Kom., MSi yang hadir secara langsung. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa inisiatif seperti ini sangat membantu pemerintah dalam menjaga kondusivitas wilayah.

"Harmoni seperti inilah yang kita dambakan. Ketika elemen agama dan masyarakat bersatu, maka ketahanan sosial kita akan semakin kuat, sebagaimana pula ini salah satu pesan penting arahan Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Jakarta Timur" ungkap Pak Camat.

Sambutan Tokoh Masyarakat diwakili oleh Ketua RW 003 Maah Setiawan,SE yang menyampaikan terimakasih atas kepedulian gereja kepada warga sekitar dan selalu merawat jalinan tali silaturahmi.


Hadir pula pada kesempatan ini Tenaga Ahli Menteri Sosial RI Ahmad Rifai,SH yang memberikan apresiasi atas semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama tanpa memandang latar belakang ini senada dengan tugas dan fungsi Kementerian Sosial dalam pemberdayaan sosial.


Para pengemudi ojek online saat buka puasa
Para pengemudi Ojek Online yang ikut mengambil bagian dałam acara Buka Puasa bersama (Foto: Felix/komsos)

Menjelang waktu berbuka, suasana semakin teduh dengan untaian Tauziah yang disampaikan oleh Ustad AM. Guntur. Pesan-pesan tentang kemuliaan berbagi dan pentingnya menjaga silaturahmi menjadi bekal spiritual bagi seluruh hadirin yang menunggu Adzan Maghrib.


Saat adzan berkumandang, seluruh tamu—baik yang menjalankan ibadah puasa maupun yang tidak—duduk bersama menikmati hidangan takjil dan makan malam. Keceriaan tampak di wajah para warga dan tokoh masyarakat yang saling berbincang akrab, meruntuhkan tembok-tembok kecurigaan dan menggantinya dengan senyum persaudaraan.


Acara ditutup oleh DPH Paroki Cilangkap, dengan harapan bahwa api toleransi yang dinyalakan ini akan terus menyala dan menjadi teladan bagi wilayah lain dalam merawat kebinekaan di Indonesia.


Foto: Felix / Komsos

Penulis: Beny Widjajanto

Editor: Ary / Komsos


buka puasa bergama di gereja cilangkap
Suasana saat masyarakat sekitar mulai berbuka puasa dengan menikmati takjil yang sudah disediakan panitia. (Foto: Felix/Komsos)

Komentar


Managed by

logo_komsos_copy.png
bottom of page