Aksi Tanam Palma dan Kerja Bakti
- 7 hari yang lalu
- 2 menit membaca

Dalam semangat menyambut Pekan Suci Paskah 2026, Puluhan umat Paroki Cilangkap – Gereja Santo Yohanes Maria Vianney berkumpul untuk melakukan aksi nyata bagi lingkungan. Kegiatan yang diinisiasi oleh Panitia Paskah 2026 ini mengombinasikan pemeliharaan rumah ibadah dengan aksi ekologis penanaman pohon Palma, Sabtu (28/03/2026).
Kegiatan diawali dengan doa bersama yang khidmat di pelataran gereja. Sebagai bentuk komitmen terhadap Tahun Keutuhan Ciptaan, dilakukan penanaman pohon Palma secara simbolis oleh Romo Kepala Paroki Cilangkap, Romo Vinsensius Rosihan Arifin, Pr, didampingi oleh Romo Stevanus Harry Yudhanto, Pr. Turut serta dalam aksi simbolis ini Wakil Ketua Dewan Paroki Harian (DPH) Silvester Albert Tumbol, Koordinator Wilayah II Yulius Purwadi, dan Koordinator Wilayah III Agustinus Laga, yang menunjukkan kesatuan gerak antara gembala dan pengurus umat dalam menjaga kelestarian lingkungan paroki.

Suasana penuh persaudaraan (guyub) terlihat jelas saat umat dari berbagai wilayah bahu-membahu menjalankan kerja bakti yang terbagi dalam beberapa titik strategis. Mulai dari pembersihan bangku-bangku di dalam gereja, hingga area luar yang meliputi sayap kiri dan kanan, bagian belakang gereja, hingga area Pendopo Maria.
Umat secara telaten memotong rumput, menyapu, serta mengumpulkan sampah. Tidak sekadar membuang, umat juga mulai mempraktikkan pemilahan sampah sebagai bagian dari edukasi ekologis.

Keharmonisan sosial juga tampak dengan kehadiran personel PPSU Kelurahan Setu yang turut membantu membersihkan pelataran luar gereja, memperkuat sinergi antara gereja dan masyarakat sekitar.
Romo Kepala Paroki Cilangkap Romo Vinsensius Rosihan Arifin, Pr mengatakan bahwa Paskah adalah perayaan kebangkitan dan hidup baru.
"Melalui penanaman pohon Palma ini, kita diingatkan bahwa iman harus bertumbuh dan memberi dampak bagi bumi. Aksi ini adalah cara kita merealisasikan Tahun Keutuhan Ciptaan dengan merawat 'Rumah Kita Bersama' agar tetap asri dan suci, ujar Romo Vincent.
Senada dengan Romo Vinsen, Ketua Panitia Paskah 2026 Aloysius Gonzaga Widodo memberikan apresiasi atas partisipasi umat.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas keterlibatan luar biasa dari seluruh umat dan dukungan pihak Kelurahan Setu. Kebersihan yang terjaga ini bukan hanya soal estetika, tetapi demi memberikan kenyamanan dan kekhusyukan bagi seluruh umat dalam merayakan rangkaian Pekan Suci Paskah nantinya" imbuh Aloysius.
Panitia Paskah 2026 berharap semangat gotong royong ini tidak berhenti pada persiapan fisik semata, namun terus berlanjut dalam perilaku hidup sehari-hari yang menghargai alam ciptaan Tuhan.
Penulis: Beny Widjajanto
Editor: Ary (Komsos)






Komentar