Perayaan Kamis Putih di Gereja Anak Domba, St. Yohanes Maria Vianney, Paroki Cilangkap


Kamis, 13 Maret 2017. Cilangkap. Keuskupan Agung Jakarta.

Di tengah awan mendung, umat mulai berdatangan untuk mengikuti perayaan ekaristi Kamis Putih. Dengan pakaian serba putih mereka mulai memenuhi bangku-bangku di dalam gedung Gereja Anak Domba, St.Yohanes Maria Vianney. Misa pukul 17.00 dipersembahkan oleh RD.Rohadi, RD.Teguh dan didampingi oleh Fr.Bernard. Dilanjutkan dengan misa pukul 20.30 dipimpin oleh RD.Angga didampingi Fr.Bernard dan Fr.Bekti.


“Ada dua pokok bagian pada Misa Kamis Putih, yaitu Pembasuhan kaki dan Perarakan Sakramen Maha Kudus” ujar RD.Angga.


Upacara pembasuhan kaki dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur umat, mulai dari OMK hingga orang tua, laki-laki dan perempuan. Tetapi ada yang special dari pembasuhan kaki kali ini, yaitu pada Misa pertama ada dua orang saudara kita yang beragama Muslim yang ikut dibasuh oleh RD.Rochadi, mereka adalah Bapak Riin dan Bapak Nemon yang Bertugas sebagai Satpam di gedung Gereja Anak Domba. Dengan pakaian ala Betawi, mereka duduk bersama di depan altar bersama pemeran para rasul lainnya.

“Sangat terharu, sampai nangis pas dibasuh kakinya. Merasa sangat diperhatikan meskipun kita berbeda” ujar Bapak Riin (60) yang sudah bekerja sejak tahun 2008 di Gereja Anak Domba St.Yohanes Maria Vianney.


Menurut RD.Teguh, ada tiga pesan yg ingin disampaikan kepada umat dalam prosesi pencucian kaki, khususnya pada Misa pertama kemarin. Pertama sebagai simbol keberpihakan Gereja Cilangkap yg menembus batas-batas agama, suku, ras, status sosial. Gereja hadir untuk melayani semua manusia tanpa pilih-pilih. Kedua, simbol gereja hadir sebagai ungkapan kasih dan hormat akan martabat manusia yg ada dalam diri para pekerjanya. Dan ketiga sebagai simbol penghormatan dan penghargaan atas keberagaman hidup.

Rangkaian Misa ditutup dengan perarakan Sakramen Maha Kudus yang kemudian ditahtakan di dalam Tabernakel berbentuk Bunda Maria yang ada di dalam Kapel Kapal St.Petrus, yang berarsitektur seperti sebuah kapal yang sedang berlayar. Kemudian dilanjutkan dengan Ibadat Tuguran yang diikuti oleh seluruh umat Paroki Cilangkap hingga pukul 01:00.

Pada Misa Kamis Putih ini, kita diajak untuk mengikuti teladan kerendah hatian Yesus untuk melayani dengan Kasih di manapun kita berada. (Fr.Bekti & Sefin)

copyright parokivianney.org

Managed by