copyright parokivianney.org

Managed by

SAKRAMEN

PERNIKAHAN

Bagi Umat yang ingin menerimakan Sakramen perkawinan mohon mengikuti proses di bawah ini:

1. Mengikuti Kursus Perkawinan / Membangun Rumah Tangga, dengan 3-4 kali pertemuan.

  • MRT bisa dilakukan di paroki manapun,

  • Untuk umat yang satu dekenat silakang langsung menghubungi panitia MRT. Untuk umat diluar dekenat, membutuhkan surat keterangan mengikuti MRT dari paroki

2. Mengisi dan mengambil formulir di Sekretariat

3. Mengembalikan Formulir yang sudah dilengkapi berikut dengan lampirannya

  • Fotocopy Surat MRT

  • Surat Baptis yang sudah diperbaharui

  • Surat keterangan dari ketua lingkungan dan paroki (bagi pasangan yang berasal dari luar paroki)

  • Fotocopy KTP

  • Fotocopy KK Gereja

  • Fotocopy surat baptis Saksi Calon pengantin

  • Foto berdampingan 4x6 : 4 lembar dengan background merah

  • Surat izin komandan bagi Anggota TNI/Polri

4. Mengikuti Kanonik

  • Kanonik dilakukan di paroki asal calon pengantin wanita.

Apabila kanonik dilakukan di paroki lain karena suatu alasan tertentu, dibutuhkan surat pengantar dari paroki asal sebagia pengantar kanonik.

  • Menunggu jadwal kanonik.

  • Kanonik kedua calon pengantin dilakukan oleh Pastor paroki, dan diikuti oleh kedua saksi untuk perkawinan beda gereja dan beda agama

  • Untuk pernikahan beda gereja kedua calon mempelai mengisi surat pernyataan menikah secara Katolik dan untuk pernikahan beda agama kedua calon mempelai mengisi surat dispensasi.

  • Apabila pernikahan dilakukan di paroki lain, maka dilakukan pelimpahan berkas kanonik oleh kesekretariat ke paroki tempat dilangsungkannya pernikahan

5. Menerimakan Sakramen Perkawinan

 

Pemberesan/Penyegaran Perkawinan Katolik

Bagi Umat yang ingin melakukan pemberesan Perkawinan secara Katolik bisa memperhatikan hal-hal di bawah ini:

  • Salah satu atau keduanya sudah dibaptis secara Katolik tetapi pernikahannya belum diteguhkan secara Katolik

  • Salah satu atau keduanya akan dibaptis secara Katolik (Katekumen) dan pernikahannya belum diteguhkan secara Katolik

  • Mengambil Formulirulir di secretariat

  • Mengisi dan mengembalikan formulir yang sudah dilengkapi dan ditandatangani ketua lingkungan, berikut dengan lampirannya

1. Surat Baptis yang sudah diperbaharui /surat Baptis Gereja Kristen (jika sudah di baptis)

2. Fotocopy KTP

3. Fotocopy surat perkawinan Sipil/KAU

4. Fotocopy surat perkawinan agama (jika sipil tidak ada)

5. Foto berdampingan 4x6 : 4 lembar dengan background merah

6. Fotocopy Sertifikat MRT jika diperlukan (khusus untuk perkawinan baru)